Vitamin B

Vitamin B

Vitamin B

Vitamin merupakan zat mutlak yang diperlukan oleh tubuh karena berperan dalam pengaturan fungsi tubuh. Vitamin B adalah salah satu dari macam-macam vitamin yang diperlukan oleh tubuh karena bagus untuk kesehatan. Vitamin B juga merupakan nutrisi yang sangat berperan dalam pertumbuhan dan fungsi otak. Vitamin B juga banyak macamnya, antara lain:

Vitamin B1 (thiamin)

Befungsi membantu mengubah karbohidrat menjadi energi. Selain itu vitamin B1 juga meningkatkan nafsu makan dan mencegah gangguan saraf. Kekurangan vitamin B1 dapat menyebabkan penyakit beri-beri dan radang urat saraf (neuritis). Apabila kaki sering kesemutan, badan terasa pegal dan jantung berdebar keras, maka dapat dikatakan kita mengalami neuritis. Kita dapat menemukan vitamin B1 pada ragi, nasi, roti, serealia, hati, unggas, telur, ikan, buah, dan 

Vitamin B2 

Vitamin B2 berfungsi untuk membantu mengeluarkan energi, transmisi  rangsangan cahaya ke saraf mata dan menjaga kesehatan kulit, selaput lendir, dan susunan saraf. Kekurangan vitamin B2 dapat menyebabkan keilosis (bibir pecah-pecah, sudut mulut luka), rabun dan gangguan pertumbuhan.Vitamin B2 dapat ditemukan pada hati, susu, sayuran, daging tanpa lemak, unggas dan 

Vitamin B6 (piridoksin)

Vitamin B jenis ini berfungsi untuk membantu lebih dari 60 reaksi enzim, membantu pencegahan penyakit jantung, dan memperlancar siklus menstruasi pada wanita. Selain itu, vitamin B6 juga penting dalam mempertahankan keseimbangan hormon dan fungsi kekebalan tubuh. Seseorang yang kekurangan B6 dapat mengalami pelagra, anemia, kejang-kejang dan obstipasi. Vitamin B6 dapat ditemukan pada roti gandum, serealia, susu, daging tak berlemak, dan 

Vitamin B3 (niasin)

Vitamin B3 berfungsi untuk membantu persenyawaan hormon, membantu mengubah karbohidrat, protein, dan lemak menjadi energi, penting untuk pertumbuhan dan perbanyakan sel. Niasin adalah vitamin penurun lemak yang dapat mencegah penyakit jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol dan memperbaiki aliran darah pada  penyumbatan pembuluh darah perifer. Kekurangan B3 dapat menyebabkan diare, dementia (pelupa, letih, suka melamun), dermatitis, dan pelagra. Vitamin jenis ini dapat ditemukan pada telur, biji-bijian, susu, kalkun, ayam, hati, roti, buah dan sayuran.

Vitamin B

Vitamin B5 (asam pantotenat)

Vitamin B5 berfungsi untuk membantu metabolisme karbohidrat, protein dan lemak. Vitamin B5 juga berperan dalam proses produksi hormon adrenalin dan sel‐sel darahmerah. Karena penting untuk berfungsinya adrenal yang optimum, asam pantotenat dianggap sebagai vitamin “antistress”. Kekurangan vitamin B5 dapat menyebabkan mual, sakit perut, insomnia dan alergi. Zat ini dapat ditemukan pada ikan, sayuran, biji-bijian, kacang merah, hati, telur, dan kacang tanah.

Biotin

Dalam sistem pencernaan, biotin berperan sebagai koenzim dari berbagai enzim metabolisme yang mengatur penggunaan lemak dan asam amino. Tanpa biotin, metabolisme lemak dan asam amino dapat terganggu. Biotin merupakan vitamin non‐esensial yang disintesis oleh tubuh disaluran pencernaan. Seseorang yang apabila kekurangan biotin akan mengalami gejala menyerupai pelagra dan menimbulkan penyakit kulit. Zat ini dapat kita temukan pada ragi, hati, kentang, buah, ginjal dan sayuran.

Asam Folat

Asam folat berfungsi untuk membantu mempertahankan susunan saraf dan membantu produksi sel darah merah.  Selain itu, asam folat juga berperan dalam pencegahan penyakit jantung dan stroke dengan memecah homo‐sistein, yaitu substansi di dalam darah yang meningkatkan risiko penyakit tersebut. Dengan mempertahankan kadar kolin yang berperan dalam meningkatkan daya ingat, asam folat membantu mencegah penyakit Alzheimer(gangguan pada daya ingat). Kekurangan asam folat dapat menyebabkan anemia, diare, membesarnya eritrosit, terhambatnya petumbuhan dan kehilangan selera makan. Zat ini dapat ditemukan pada hati dan berbagai jenis sayuran. 

Vitamin B12

Vitamin B12 adalah vitamin yang banyak berhubungan dengan darah dan sistemvsusunan saraf pusat. Vitamin ini berfungsi untuk membantu reaksi metabolisme dan membantu persenyawaan sel darah putih dan merah. Selain itu, Vitamin B12 juga berperan dalam menjaga agarsel‐sel berfungsi normal, terutama sel‐sel saluran pencernaan,sistem saraf, dan sumsum tulang,serta memecah homo‐sistein (substansi dalam darah yang meningkatkan risiko stroke dan penyakit Alzheimer). Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan anemia, kelelahan, pusing dan peradangan saraf. Zat ini dapat ditemukan pada susu, telur, hati dan 

Setelah mengetahui betapa pentingnya vitamin B, maka kita harus mampu memberi asupan vitamin B yang cukup kepada tubuh kita setiap harinya agar terhindar dari penyakit-penyakit yang dapat terjadi apabila kita kekurangan vitamin B seperti yang telah dijelaskan di atas. 

Sumber gambar : http://easyurl.net/09ec0

Related Keyword: