Tag Archives: penyakit paru-paru

penyakit tbc

Penyakit TBC

Tuberkulosis atau biasa disingkat TB atau TBC merupakan penyakit infeksi di saluran pernafasan. Penyakit TBC disebabkan karena bakteri. Bakteri tersebut adalah bakteri basil yang kuat sehingga untuk mengobatinya memerlukan waktu yang cukup panjang. Hampir di semua kasus TBC, bakteri tersebut menginfeksi organ paru-paru dibandingkan dengan organ tubuh manusia lainnya.

Tuberculosis adalah penyakit menular yang sampai saat ini masih menjadi perhatikan dunia karena belum ada satu negara di dunia pun bisa terbebas dari penyakit TBC ini. Apalagi angka kesakitan dan kematikan karena bakteri mycobacterium tuberculosis ini juga cukup tinggi.

Gejala
Penderita penyakit TBC biasanya akan mengalami demam yang tidak terlalu tinggi. Demam tersebut berlangsung lama dan biasanya dirasakan pada malam hari yang disertai dengan keringat dingin. Kadang-kadang, serangan demam tersebut seperti flu dan hilang timbul. Gejala lain dari penyakit ini adalah berkurangnya nafsu makan, berat badan menurun, perasaan tidak nyaman, lemah, dan batuk-batu selama 3 minggu atau lebih. Batuk tersebut kadang-kadang juga disertai dengan darah. Cara paling mudah untuk mengetahui apakah seseorang terkena penyakit TB adalah jika ia berkeringat di malam hari tanpa sebab yang jelas. Walaupun demikian, orang yang berkeringat dimalam hari juga tidak bisa langsung divonis ia kena TB karena masih harus didiagnosis. Untuk memastikan apakah seseorang terserang TB, tim medis akan melakukan diagnosis dengan melakukan pemeriksaan dahak pasien secara mikroskopis langsung dan gambaran radiologisnya atau rontgen.

penyakit tbc

Penyebab
Penyakit TBC disebabkan karena infeksi kuman mikrobakterium tuberkulosis. Kuman ini dapat menyerang paru-paru dan organ-organ tubuh lainnya seperti usus, kelenjar betah bening, kandungan, tulang, ginjal, bahkan bisa sampai ke otak. Penyakit TB bisa mengakibatkan kematian pada penderitanya.

TBC Paru
Penyakit ini adalah TB yang menyerang penyakit paru-paru. Jenis penyakit ini sangat mudah menular pada orang lain. Penularannya melalui cairan di saluran napas yaitu lewat batuk dan bersin yang dihirup oleh orang di sekitarnya. Walaupun demikian, tidak semua orang yang sudah menghirup udara tersebut akan ikut tertular. Orang-orang yang mempunyai tubuh sehat memiliki gizi yang cukup dan daya tahan tubuh yang kuat sehingga tidak akan mudah terserang. Namun, orang-orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah dan mengalami kekurangan gizi atau sering menghirup udara yang mengandung bakteri TBC, mereka akan lebih mudah tertular penyakit ini. TBC Paru biasanya muncul tanpa gejala yang khas misalnya batuk-batuk ringan sehingga biasanya tidak diobati dan diabaikan begitu saja. Padahal, penderita penyakit TBC paru bisa menularkan kuman TB dengan mudah ke oranglain dan kuman tersebut juga akan terus merusak jaringan paru hingga menimbulkan gejala yang khas ketika penyakitnya sudah cukup parah.

Pengobatan
Untuk mendiagnosis penyakit TBC, dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan fisik, khususnya di daerah dada atau paru-paru, kemudian meminta pemeriksaan foto rontgen dada, tes tuberkulin, dan tes laboratorium untuk darah dan dahak. Pengobatan untuk penyakit ini memerlukan proses yang lama dan biasanya berlangsung selama 6 hingga 9 bulan minimal dengan tiga macam obat. Dengan keadaan ini, pasien diharapkan selalu disiplin dan tekun untuk periksa ke dokter dan mengkonsumsi obat yang diberikan agar bisa sembuh total dari TBC. Apalagi, biasanya setelah pasien minum obat selama 2 sampai 3 minggu, gejala-gejala penyakit ini akan hilang sehingga membuat pasien menjadi malas untuk kontrol ke dokter dan minum obat.

Sumber gambar : http://bit.ly/118vNlC

Related Keyword:

Penyakit Paru-paru

Penyakit Paru-paru

Penyakit Paru-paru  Penyakit paru-paru merupakan beberapa kondisi medis yang paling umum di seluruh dunia. Puluhan juta orang menderita penyakit paru-paru yang disebabkan oleh rokok, infeksi, dan faktor genetika. Paru-paru merupakan bagian dari tubuh yang kompleks, yang berfungsi untuk membawa oksigen … read more