Tag Archives: pencegahan penyakit kuning

penyakit kuning

Penyakit Kuning

Penyakit kuning sebenarnya adalah penyakit yang cukup jarang dijumpai di Indonesia. Walaupun demikian, kita tidak boleh meremehkannya karena masalah kesehatan ini bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal usia. Penyakit kuning jarang terjadi pada orang dewasa. Biasanya, lebih banyak ditemukan pada bayi baru lahir atau balita. Biasanya, penyakit kuning hanya berlangsung selama beberapa hari hingga seminggu kemudian akan hilang dengan sendirinya.

Berdasarkan beberapa kasus dari studi yang diperoleh, bayi dengan masalah ini berusia sekitar 3 hari dan menunjukkan beberapa gejala yaitu tubuh bayi sebagian berubah berwarna kuning dan berat badannya sedikit mengalami penurunan dari timbangan pertama saat lahir. Pada bayi, pemberian ASI dari ibu dapat menyembuhkan masalah ini dengan sendirinya karena ASI meningkatkan sistem imun untuk tubuh bayi. Selain itu, ASI juga dapat menangkal radikal bebas dan berbagai serangan penyakit yang dapat dengan mudah menyerang bayi.

Sakit Kuning Pada Orang Dewasa
Walaupun jarang, namun masih ada beberapa kasus penyakit kuning terjadi pada orang dewasa. Orang dewasa yang terserang penyakit kuning biasanya disebabkan karena sering mengkonsumsi alkohol cukup banyak atau karena beberapa kandungan senyawa berbahaya dari jenis-jenis alkohol tertentu.

Dalam dunia medis, sakit kuning disebabkan karena bilirubin meningkat. Dalam keadaan normal, kadar bilirubin hanya berkisar antara 0 sampai 1 mg/dl. Jika terjadi peningkatan sehingga menyebabkan sakit adalah ketika kandungan bilirubin mencapai 2 hingga 3 mg/dl. Bilirubin itu sendiri merupakan zat warna yang dihasilkan oleh organ hati saat sel0sel darah merah rusak ketika diolah. Bilirubin bersama empedu disimpan di dalam kantung empedu yang kemudian akan masuk ke usus dan akan bercampur dengan darah sehingga menyebabkan putih mata dan warna kulit menjadi berwarna kuning.

penyakit kuning

Sakit kuning yang sama dengan hepatitis adalah awal mula dari penyakit yang bisa menyebabkan gangguan fungsi hati yang membuat hati mengalami kerusakan, peradangan, dan pembengkakan yang dikenal dengan sirosis. Jika sudah dalam keadaan ini, harus segera ditangani karena bila tidak ditangani dengan cepat maka akan berakibat buruk dan terjadi kanker hati. Sakit kuning yang menyerang hati selainkan disebabkan oleh penyalahgunaan penggunaan alkohol juga dapat disebabkan karena adanya gangguan di dalam proses pencernaan sebagai akibat dari konsumsi makanan yang salah misalnya makanan berkalori tinggi, mengandung bahan pewarna buatan, lemak jenuh, bahan pengawet, dan berbagai jenis kandungan kimia berbahaya lainnya.

Seseorang yang mengalami penyakit kuning biasanya akan menunjukkan beberapa gejala-gejala tertentu. Kadang gejala-gejala tersebut diabaikan karena dianggap tidak berbahaya. Berikut ini beberapa gejala yang seringkali kurang diperhatikan.

Urin Berwarna Kuning
Ini adalah gejala umum penyakit kuning. Biasanya kita sering mengabaikan gejala yang satu ini karena urin berwarna kuning tua selalu diidentikan sebagai tanda bahwa kita mengalami dehidrasi.

Mata dan Kulit Menjadi Kuning
Umumnya gejala ini cukup sulit terdeteksi pada seseorang yang memiliki kulit berwarna agak gelap. Tidak sedikit juga yang menganggap gejala ini sebagai tanda anemia karena kulit berwarna pucat.

Rasa Nyeri Perut
Jika Anda mengalami nyeri di bagian kanan perut, persis di bawah tulang rusuk yang menjalar hingga ke punggung atas, sebaiknya jangan dianggap sepele karena bisa jadi merupakan indikasi penyakit kuning. Hal ini terjadi karena adanya kerusakan batu empedu atau sel hati.

Gatal
Gejala ini terjadi pada sakit kuning jenis obstruktif. Dalam keadaan ini saluran empedu tersebut dan gagal memberikan empedu untuk proses metabolisme bilirubin. Hal inilah yang akhirnya menyebabkan rasa gatal di seluruh tubuh.

Sumber gambar : http://bit.ly/150FYHM

Related Keyword: