Tag Archives: diare pada bayi

diare

Diare

Diare

Bakso, siomay, nasi goreng. Manakah makanan kesukaan Anda? Hmm…makanan-makanan ini sangat khas Indonesia. selain rasanya enak, mendapatkannya pun mudah. Selain di restoran, makanan ini pun dujual di pinggir jalan atau dijual keliling menggunakan gerobak. Anda pasti pernah menemukannya.

Eh, tapi tunggu dulu. Apakah makanan kesukaan Anda yang dijual di pinggir jalan itu sudah cukup higienis? Salah membeli, bisa-bisa perut Anda taruhannya. Ya, banyak sekali penyakit yang bisa muncul karena makanan yang tidak higienis. Salah satu penyakit yang biasanya menyerang Anda karena makanan yang tidak higienis adalah diare.

Penyakit yang satu ini akan membuat perut Anda terasa melilit disertai buang air besar terus menerus. Biasanya kotoran yang Anda buang berbentuk encer (mencret). Biasanya penderita diare bisa buang air besar lebih dari tiga kali dalam sehari. Terkadang, disertai mutah, demam, tidak nafsu makan.

Apa saja penyebab diare? Penyebab diare bervariasi, mulai dari peradangan usus (kholera, disentri, bakteri, dan virus), kurang gizi, keracunan makanan, hingga kepekaan terhadap makanan tertentu (misalnya asam atau pedas).

Diare juga bisa disebabkan oleh factor lingkungan, misalnya tempat yang kondisi kebersihannya tidak terjaga. Diare juga dapat ditulari melalui feses yang mengandung kuman penyebab diare. Maka perhatikanlah tanah, sungai, atau air yang Anda pakai, jangan sampai terkontaminasi oleh kotoran penderita penyakit diare.

diare

Pada umumnya, diare akan sembuh dalam lima hari setelah sel-sel epitel mukosa yang rusak telah berganti sel baru. Namun, Anda perlu waspada jika Anda mengalami diare lebih dari lima hari atau bahkan berminggu-minggu. Jika Anda telah terserang diare lebih dari lima hari hingga empat minggu, maka penyakit diare Anda telah akut. Diare akut biasanya disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit. Lebih dari empat minggu, itu artinya Anda telah terserang diare kronis. Diare pada tahap ini dapat memicu penyakit lain, seperti kanker. Waduh, sangat berbaya ya.

Nah, agar Anda terhindar dari diare, maka janganlah mengonsumsi makanan-makanan pemicu diare. Apa saja?

1.Makanan pedas

Sebagian orang Indonesia adalah penyuka makanan pedas. Bahkan, bagi penyuka makanan pedas belum lengkap menu makanan bila tak ada cabai. Tapi, jika Anda tak ingin terserang diare, janganlah makan makanan pedas berlebihan. Makanan yang pedas dan berminyak tidak cocok untuk proses pencernaan cepat dalam tubuh. Di dalam perut, makanan ini akan membuat masalah pada pencernaan dan memproduksi gas. Tak heran apabila setiap makan pedas Anda segera ingin buang air besar.

2. Kopi

Walaupun Indonesia terkenal dengan jenis-jenis kopinya yang enak, Anda perlu mengatur asupan kopi dalam tubuh. Hal ini karena kopi adalah pelancar pencernaan dan dapat memicu untuk terus-menerus buang air besar.

3.Jeruk nipis

Jeruk nipis juga dapat memicu diare karena memiliki kandungan serat yang dapat menambah gas di dalam perut. Kandungan tersebut dapat menjadikan lancarnya proses pencernaan dan buang air besar.

4. Bawang putih

Wah, ternyata bawang putih juga bisa menyebabkan diare jika dikonsumsi berlebihan. Padahal, bawang putih sering sekali kita temukan pada banyak makanan. Bawang putih adalah jenis umbi yang dapat menambah gas di dalam perut. Gas ini akan mempersulit penyakit ini sembuh dari tubuh anda.

5. Kubis

Selanjutnya adalah kubis. Sama seperti bawang, kubis juga memiliki zat sulfur dan serat yang dapat menambah gas jika terdapat di dalam pencernaan. Alhasil, akan membuat penyakit diare anda semakin berat.

6. Kacang-kacangan

Jika pencernaan sulit, kacangan sangat baik untuk dikomsumsi. Namun jika anda sedang mengalami diare, jauhkan jangkauan anda dari makanan ini.

7. Susu

Susu memang memiliki banyak khasiat, namun lebih baik jauhkan minuman ini apalagi dengan kondisi penyakit ini dan alergi laktosa karena akan memperparah keadaan pencernaan.

8. Buah leci

Buah yang hampir sama dengan rambutan ini dapat membuat sakit perut dan diare.

Nah, itu tadi makanan dan minuman yang dapat memicu diare. Namun, jika diare sudah terlanjur menyerang Anda, cobalah obati dengan mengonsumsi larutan olarit dan teh tawar hangat. Jika diare tak juga reda, lebih baik periksakan diri ke dokter.

Related Keyword: