Tag Archives: cara mengobati tipes

penyakit tipes

Penyakit Tipes

Penyakit tipes atau yang biasa disebut sebagai demam tifoid adalah sebuah infeksi yang dapat menyebabkan seseorang menderita diare dan ruam. Hal ini biasanya disebabkan oleh jenis bakteri yang disebut Salmonella typhi atau S. typhi. Bakteri yang menimbulkan demam tifoid atau S. typhi dapat menyebar melalui makanan, minuman, atau air yang telah terkontaminasi. Jika Anda memakan atau meminumnya, bakteri tersebut akan masuk ke dalam tubuh Anda secara bertahap, melalui usus, kemudian ke aliran darah, dan bahkan dapat menyebar hingga menuju kelenjar getah bening, kandung empedu, hati, limpa, dan bagian tubuh yang lain. Terkadang orang yang terkontaminasi bakteri tipes tahap ringan, dapat mengidap penyakit ini tanpa diketahui hingga jangka waktu yang panjang. Mereka dapat menyebarkan bakteri yang ada dalam tubuh mereka melalui kotoran yang dibuang.

penyakit tipes

Gejala Tipes
Gejala awal dari penyakit tipes dapat berupa demam, diare, atau sakit perut. Suhu badan umumnya dapat mencapai 39 derajat celsius, dan diare yang dialami akan semakin memburuk. Beberapa orang yang mengalami demam tifoid mengalami ruam yang berbentuk seperti bintik-bintik merah kecil pada bagian perut dan dada. Gejala lain juga dapat berupa mimisan, rasa lelah akut, lesu, lemah, berhalusinasi, fultuasi, mengigau, kesulitan berkonsentrasi, panas dingin pada tubuh, agitasi, abdomen, dan bercak darah pada tinja. Gejala tifoid umumnya dapat membaik dalam 2 sampai 4 minggu dengan pengobatan antibiotik umum. Namun, gejala tersebut dapat dialami kembali jika pengobatan yang dijalankan belum sepenuhnya membasmi bakteri tifoid pada tubuh.

Pemeriksaan Medis
Untuk mengetahui detail secara pasti bagi gejala demam tifoid, dapat dilakukan dengan melakukan berbagai tes klinis, seperti menghitung jumlah sel darah atau CBC (umumnya dilakukan pengecekan jumlah sel darah putih), kultur darah selama seminggu pertama pada saat menderita demam, tes urine untuk mencari bakteri yang menyebabkan demam tifoid, tes antibodi fluoresen untuk mencari zat-zat yang khusus untuk bakteri tifoid, mengukur jumlah trombosit dan jumlah kerendahan platelet, kultur feses, ataupun tes-tes lain yang dapat membantu mendiagnosa kondisi tifoid.

Pengobatan
Pengobatan umumnya dapat dilakukan dengan melalui jenis cairan dan elektrolit yang dapat diberikan melalui pembuluh darah (intravena). Dokter atau ahli medis akan memberikan jenis antibiotik yang tepat untuk membunuh bakteri tersebut. Saat ini, sudah terdapat berbagai varian antibiotik, sehingga dokter dapat memeriksa secara spesifik jenis bakteri tersebut, dan memberikan antibiotik yang tepat.

Komplikasi
Terdapat kemungkinan bagi penderita demam tifoid akan mengalami komplikasi seperti pendarahan usus, gagal ginjal, radang selaput perut, ataupun perforasi usus.

Pencegahan Bakteri Tifoid
Jika anda melakukan perjalanan ke suatu daerah yang terdapat penderita demam tifoid, ada baiknya untuk memeriksakan diri Anda pada dokter agar dapat mendapatkan penanganan awal jika Anda dinyatakan tertular bakteri tersebut. Mengolah air bersih, pembuangan limbah, dan melindungi makanan dan minuman dari kontaminasi bakteri tifoid adalah tindakan penting bagi kesehatan masyarakat.

Menghubungi Tim Medis
Kapan saat yang tepat untuk menghubungi dokter atau tim medis? Pertanyaan ini sering kali diajukan. Hubungi segera layanan medis atau dokter Anda, jika:
– Anda telah melakukan perjalanan pada tempat yang terkena wabah tifoid
– Anda memiliki gejala gejala demam tifoid seperti yang telah disebutkan
– Anda telah sembuh dari demam tifoid, namun kembali mengalami gejala demam yang sama
– Anda mengalami diare, sakut perut akut, produksi urine menurun, atau gejala baru lainnya.

Sumber gambar: http://easyurl.net/a06d5

Related Keyword: