Tag Archives: cara menanam cabe

cabe

Cabe

Cabe

Cabai merupakan salah satu bumbu penyedap masakan. Namun, jangan terkejut, jika cabai sebenarnya memiliki berbagai kandungan gizi tinggi yang baik untuk tubuh. Anda dapat membuat makanan dengan perpaduan resep makanan yang sehat dan rendah lemak (bagi Anda yang sedang menjalankan program diet) untuk asupan sehari-hari.

Cabai semakin hari semakin diolah secara modern. Sekarang ini banyak sekali kita temui cabai siap saji dalam bentuk bubuk. Bubuk rempah-rempah ini dapat digunakan untuk berbagai sup, semur, dan tentu saja, dapat dijadikan sebagai sambal. Bubuk cabai sendiri memiliki jumlah nutrisi yang signifikan, yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Vitamin A
Cabai merupakan salah satu sumber vitamin A yang baik, yaitu sekitar 44,5 persen vitamin A yang dibutuhkan oleh tubuh setiap harinya. Tubuh membutuhkan vitamin A untuk pemeliharaan penglihatan, serta memberikan kontribusi untuk menjaga kesehatan tulang, gigi, kulit, membran internal serta sistem reproduksi.

cabe

Vitamin C
Satu sendok makan bubuk cabai mengandung sekitar 4,8 mg vitamin C, yaitu sekitar 8 persen dari asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Vitamin C merupakan salah satu sumber antioksidan. Tubuh menggunakan antioksidan untuk melawan kerusakan akibat radikal bebas, yang merupakan molekul yang tidak stabil dalam proses pembuatan energi tubuh. Hal ini dapat meningkatkan resiko perkembangan kondisi kesehatan yang membahayakan, seperti penyakit kanker dan penyakit jantung. Vitamin C juga memiliki fungsi untuk membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menyembuhkan luka.

Mineral
Bubuk cabai juga diperkaya dengan beberapa mineral penting. Satu sendok makan cabai dapat mengandung sekitar 143,7 mg potasium, atau sekitar 4,1 persen dari asupan harian yang direkomendasikan. Selain itu, cabai juga mengandung sekitar 22,7 fosfor atau sekitar 2,3 persen dari asupan harian yang disarankan, 20,9 mg kalsium atau sekitar 2,1 persen dari rekomendasi harian, 1,1 mg zat besi atau sekitar 5,9 persen dari rekomendasi harian Anda. Selain itu, cabat juga mengandung sekitar 0,2 seng, dan 0.5 mcg selenium.

Capsaicin
Capsaicin merupakan salah satu kandungan yang terdapat dalam cabai. Kandungan ini memiliki fungsi utama dalam meningkatkan metabolisme tubuh. Hal ini juga diakui oleh komunitas ilmiah, karena efeknya pada metabolisme, yang berpotensi obesitas. Penelitian ilmiah telah menghasilkan bukti kuat tentang peran capsaicin pada metabolisme, dan mengidentifikasi beberapa cara yang dapat membantu menstabilkan berat badan. Telah banyak penelitian yang fokus terhadap penggunaan cabai sebagai sumber capsaicin, khususnya pada cabe rawit.

Thermogenesis
Thermogenesis adalah sebuah proses dimana tubuh menghasilkan panas. Tubuh dapat merangsang thermogenesis ketika Anda berolahraga dengan tingkat intensitas olahraga atau aktifitas lainnya. Anda juga dapat memanipulasi thermogenesis melalui diet. Sebuah studi di Indiana mengidentifikasikan sebuah dampak khusus, bahwa capsaicin dapat menghasilkan thermogenesis dan metabolisme. Mengkonsumsi capsaicin dapat meningkatkan pembakaran kalori. Para peneliti menemukan bahwa hal ini juga dapat menurunkan asupan kalori, memberikan manfaat kesehatan lebih lanjut.

PERINGATAN
Sebelum Anda mulai mengkonsumsi cabai sebagai suatu cara untuk memperkuat metabolisme tubuh, ada beberapa faktor yang perlu diingat. Efek cabai dapat bervariasi pada masing-masing individu. Salah satu studi menemukan dampak pada individu yang tidak rutin mengkonsumsi makanan pedas, yaitu pada beberapa titik bagian tubuh tidak akan peka terhadap efek capsaicin. Selain itu, jika mengkonsumsi capsaicin secara itnens dapat mengakibatkan sakit perut, rasa terbakar pada mulut dan juga tenggorokan. Konsultasikan lebih dulu dengan dokter Anda, sebelum mengkonsumsi capsaicin.

Sumber gambar: http://bit.ly/12nmWH2