Tag Archives: cabai rawit

cabe rawit

Cabe Rawit

Cabe Rawit

Cabe rawit sering dikenal sebagai jenis rempah-rempah guinea, yang sering dijadikan bubuk cabai. Bubuk ini umumnya digunakan sebagai bumbu untuk menambah kelezatan berbagai hidangan kuliner. Cabe rawit mengantung zat yang disebut capsaicin, yaitu zat yang membuat tingkat rempah-rempah yang dihasilkan dalam bubuk. kandungan capsaicin inilah yang menjadikan cabe rawit memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Capsaicin
Komponen utama kimia aktif dalam caberawit adalah capsaisin, yaitu senyawa fenol dengan anti-inflamasi, analgesik dan antioksidan yang sudah terbukti kebenarannya dari penelitian. Capsaicin memiliki zat yang bermanfaat untuk mengatasi nyeri arthritis, karena dapat mengurangi jumlah neurotransmitter yang disebut sebagai substansi P di dalam tubuh. Zat P ini dapat menyebabkan peradangan enzim di seluruh tubuh yang pada akhirnya dapat mengimbulkan rasa sakit pada organ tubuh. Penurunan substansi P akan dapat mengurangi rasa sakit dibagian tubuh. Berdasarkan salah satu hasil studi, capsaicin mampu memperlambat perkembangan tumor kanker, baik itu dalam tahap awal ataupun tahap akhir.

Kardiovaskular
kandungan capsaicin dari cabe rawit juga memiliki manfaat kardiovaskular, yang dapat meningkatkan metabolisme pada tubuh. Hal ini dapat memperlancar aliran darah, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan penyembuhan atas suatu penyakit dalam tubuh. Konsumsi cabai rawit juga dapat meningkatkan aliran darah ke jantung dan memperkuat kontraksi pembuluh darah, sehingga darah dapat mengalir ke seluruh tubuh dengan lancar.

cabe rawit

Kekebalan tubuh
Konsumsi cabai rawit juga diprediksi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Cabai rawit mengandung konsentrasi tinggi dari beta karoten, yang juga dikenal sebagai pro-vitamin A. Beta karoten adalah zat penting, karena memiliki zat antioksidan yang dapat membersihkan tubuh dari radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel di seluruh tubuh. Antioksidan ini juga efektif dalam melindungi tubuh terhadap patogen yang menyebabkan infeksi.

Pecegahan ulkus
Cabai rawit memiliki zat yang dapat mencegah pembentukan ulkus lambung. Jenis makanan pedas lain pada umumnya justru biasanya dianggap sebagai penyebab pembentukan ulkus lambung. Namun dengan mengkonsumsi cabai rawit, dapat mencegah pembentukan ulkus lambung dan membunuh bakteri di dalam perut yang dapat memicu pembentukan ulkus.

Anti-inflamatori
Peradangan merupakan faktor utama dalam terbentuknya sejumlah penyakit. Capsaicin dapat menghambat zat kimia dalam tubuh yang disebut dengan substansi P, yang memiliki keterlibatan utama dalam masalah peradangan. Tindakan anti-inflamasi capsicum dapat membantu menjaga selaput lendir agar tetap sehat dan kuat, dan mempertahankan tubuh terhadap mikroba menular seperti virus dan bakteri. Secara eksternal, cabe rawit bubuk dapat digunakan sebagai terapi tropikal untuk peradangan dan sakit yang terkait, serta dapat membersihkan darah dan jaringan tubuh dari zat racun.

Antioksidan
Antioksidan memiliki fungsi utama untuk melawan radikal bebas, yaitu produk oksidasi sel yang dapat merusak sel-sel sehat. Radikal bebas merupakan salah satu penyebab utama penyakit serta penyebab kerentanan tubuh terhadap penyakit. Sementara itu, antioksidan dapat membantu memperkuat sistem ekkebalan tubuh terhadap radikal bebas tersebut. Capsicum yang kaya akan antioksidan dipercaya untuk meningkatkan mekanisme pertahanan antioksidan terhadap beberapa jenis kanker paru-paru.

Beta-karoten
Capsium juga memiliki beta-karoten yang tinggi, yaitu komponen aktif dari vitamin A yang bermanfaat untuk meningkatkan pertahanan tubuh. Pada sebuah studi tahun 2006, karotenoid dalam cabe rawit ditemukan dapat meningkatkan produksi dua protein instrumental pada tubuh, yaitu interleukin dan interferon.

Vitamin C
Selain beberapa hal diatas, capsicum yang juga kaya akan vitamin C yang dapat emmperkuat sistem kekebalan tubuh, dapat membantu melawan atau mencegah flu dan infeksi lainnya. Vitamin C mengandung bioflavinoids yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sel darah putih, yang merupakan komponen inti untuk melawan penyakit dari dalam darah dan limfosit tertentu. Sel-sel darah putih dari sistem limfatik ini berfungsi untuk memurnikan sel dan jaringan tubuh dari racun.

Berbagai praktisi kesehatan dan pengobatan alternatif mengakui bahwa abe rawit dapat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, khususnya dalam memperkuat sistem imun, melancarkan sirkulasi darah, memperlancar pencernaan dan juga meningkatkan kesehatan jantung. Cabai rawit dianggap sebagai sistem kekebalan tubuh dikarenakan beberapa alasan yang cukup kuat, yaitu memiliki anti-inflamasi dan antioksidan, dan mengandung nutrisi penting seperti beta-karoten dan vitamin C.

Sumber gambar: http://bit.ly/12hKYYV

Related Keyword: