penyakit tulang

Penyakit Tulang

Penyakit Tulang

Tulang merupakan alat gerak pasif karena digerakkan oleh otot. Namun, tulang berperan penting karena tanpa tulang sebuah gerakan tidak akan terjadi. Rangka manusia terdiri dari tulang rawan (kartilago) dan tulang (osteon). Tulang di dalam tubuh dapat berhubungan secara erat ataupun tidak. Kelainan dan gangguan pada tulang dapat menyebabkan terganggunya proses gerakan normal. Ada berbagai macam penyebab kelainan dan gangguan tulang yaitu antara lain sebagai berikut:

Kekurangan Vitamin D

Vitamin D merupakan vitamin yang diperlukan untuk penulang pada tulang. Kekurangan vitamin D bisa terjadi apabila tidak menerima sinar matahari yang cukup. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan anak-anak mengalami rakitis dimana hal ini bisa terlihat dari pertumbuhannya yang terganggu dan kaki yang berbentuk X atau O.

Kebiasaan Sikap Tubuh yang Salah

Dengan kebiasaan posisi tubuh yang salah yang dilakukan pada jangka waktu yang lama, dapat menyebabkan kelainan tulang kifosis, skoliosis dan lordosis. Kifosis adalah kelainan tulang punggung yang telalu membengkok ke belakang. Kifosis bisa terjadi karena kebiasaan menulis yang terlalu membungkuk dalam jangka waktu yang lama. Skoliosis adalah kelainan pada ruas-ruas tulang belakang yang membengkok ke samping. Skoliosis terjadi karena sering membebani salah satu sisi tulang belakang dan dilakukan selama betahun-tahun. Lalu, lordosis adalah kelainan tulang panggul dan leher karena terlalu membengkok ke depan.

Kita sering melihat banyak anak kecil bahkan sejak SD memiliki posisi duduk yang tidak baik. Ini perlu diperbaiki karena jika terus dilakukan bertahun-tahun dapat menyebabkan kelainan tulang seperti yang disebutkan di atas.

penyakit tulang

Gangguan Persendian

Gangguan persendian ada beberapa macam yaitu ankilosis, artritis, terkilir dan dislokasi. Ankilosis merupakan keadaan dimana persendian tidak dapat digerakkan karena seperti menyatu. Dislokasi merupakan  suatu keadaan dimana sendi bergeser dari posisi semula karena ligamentumnya sobek. Lalu, terkilir adalah keadaan dimana ligamentum tertarik ke posisi yang tidak sesuai namun sendi tidak bergeser. Terkilir ini dapat terjadi secara tiba-tiba atau apabila kita melakukan gerakan yang jarang digunakan. Yang terkilir, artritis adalah peradang pada persendian. Artritis sendiri dibedakan menjadi empat jenis yaitu artritis gout, artritis eksudatif, osteoartritis, dan artritis sika. Artritis gout ini terjadi karena timbunan asam urat di jari-jari tangan terutama dibagian persendiannya dan akibatnya jari-jari menjadi membesar dan terasa sakit bila digerakkan. Artritis eksudatif yaitu terisinya rongga sendi oleh cairan yang disebut dengan getah radang. Artritis eksudatif biasanya terjadi karena kuman. Osteoartritis yaitu menipisnya tulang rawan sehingga tulang rawan tersebut mengalami degenerasi. Dan akibatnya akan terjadi gangguan apabila sendi digerakkan. Sedangkan Artritis sika yaitu berkurangnya minyak sendi sehingga terjadi nyeri saat tulang digerakkan.

Kecelakaan

Kecelakaan  dapat menyebabkan memar dan fraktura. Memar merupakan sobeknya selaput sendi. Sedangkan fraktura adalah patah tulang dimana patah tulang terdiri dari beberapa macam yakni patah tulang tertutup (patah tulang tidak merobek kulit) , patah tulang terbuka (patah tulang merobek kulit dan tulang mencuat keluar) dan fisura (hanya retak tulang).

Serangan Kuman pada Sendi

Serangan kuman ini dapat menyebabkan infeksi gonorea dan sifilis juga layuh sendi. Layuh sendi merupakan keadaan dimana sendi tidak bertenaga karena layuhnya tulang akibat infeksi sifilis ketika bayi dalam kandungan.

Nekrosa

Terjadi bila selaput tulang mengalami kerusakan sehingga tulang tidak memperoleh makanan sehingga menyebabkan tulang mati dan mengering.

sumber gambar : http://easyurl.net/2a59

Related Keyword: