penyakit malaria

Penyakit Malaria

Penyakit Malaria

Malaria merupakan gangguan parasit menular yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles. Gejala utama dapat bervariasi tergantung pada spesies parasit pada saat melakukan infeksi, juga tergantung pada tahap perkembangan parasit. Biasanya terjadi gejala demam awal seperti menggigil atau demam. Meskipun tidak semua kasus memiliki pola serupa. Jenis penyakit ini menjadi salah satu penyakit yang memiliki tingkat infeksi luas khususnya di daerah tropis, dimana nyamuk akan resisten terhadap pestisida.

penyakit malaria

penyakit malaria

GEJALA

Tahap Awal Infeksi
Proses tahapan dari infeksi malaria awal sampai gejala muncul (masa inkubasi) umumnya berkisar 9 sampai 14 hari untuk Plasmodium (P.) falciparum, 12 sampai 18 hari untuk P. vivax dan P. ovale, 18 sampai 40 hari untuk P. malariae, 11 sampai 12 hari untuk P. knowlesi. Gejala dapat muncul dalam 7 hari. Kadang-kadang, waktu antara eksposur dan tanda-tanda penyakit bisa mencapai 8 hingga 10 bulan pada P. vivax dan P. ovale. Masa inkubasi dapat berlangsung lebih lama jika Anda mengambil obat untuk mencegah infeksi (kemoprofilaksis) atau karena Anda memiliki kekebalan karena infeksi sebelumnya.

Jenis Gejala

Di daerah di mana rentan terhadap malaria, orang yang terinfeksi berkali-kali mungkin dapat memiliki gejala umum, meskipun ada beberapa juga tanpa memiliki gejala sama sekali. Seberapa buruk gejala malaria dapat bervariasi, tergantung pada kesehatan umum Anda, apa jenis parasit malarianya, atau apakah Anda memiliki limpa.

Gejala Umum

Pada tahap awal, gejala umum kadang-kadang mirip dengan infeksi lain yang disebabkan oleh bakteri, virus, atau parasit. Beberapa diantaranya adalah demam, menggigil, berkeringat, sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, serta lainnya. Gejala ini dapat muncul dalam siklus tertentu, bisa hilang dan muncul pada intensitas berbeda pada jangka waktu berbeda. Tetapi pada awal terjangkitnya penyakit, gejala umum seperti ini tidak selalu muncul. Pola siklik ini terjadi karena siklus hidup parasit ketika mereka mengembangkan, memperbanyak, dan dilepaskan dari sel-sel darah merah dan sel-sel hati dalam tubuh manusia. Siklus gejala ini juga merupakan salah satu indikator utama yang Anda terinfeksi malaria.

Gejala Umum Lainnya
Selain gejala diatas, ada juga beberapa penderita dengan keluhan seperti batuk kering produktif, nyeri otot, nyeri punggung, pembesaran limpa, bahkan juga gangguan fungsi otak atau sumsum tulang belakang, kejang, serta kehilangan kesadaran. Infeksi paling berbahaya adalah parasit P. Falciparum. Parasit ini bisa menimbulkan resiko serius bahkan mengancam jiwa seseorang. Ada kondisi lain dengan gejala yang mirip dengan infeksi tersebut. Sangat penting jika Anda berkonsultasi pada dokter saat mengalami gejala diatas. Khususnya bagi Anda dengan lingkungan tropis.

PENCEGAHAN

Pencegahan dapat berupa melindungi diri terhadap gigitan nyamuk, juga dengan meminum obat antimalaria. Namun biasanya pihak kesehatan masyarakat sangat menyarankan bahwa anak-anak dan wanita hamil menghindari bepergian ke daerah-daerah tempat terjangkitnya penyakit malaria.

Pencegahan Gigitan Nyamuk.
Ada beberapa cara dalam mencegah diri Anda dari gigitan nyamuk:

Kenakan pakaian pelindung (celana panjang dan kemeja lengan panjang).
– Gunakan obat nyamuk yang aman bagi keluarga. Jika Anda menggunakan lotion anti nyamuk, disarankan khususnya bagi anak-anak, untuk tidak menggunakan lotion dewasa, tetapi beberapa produk lotion bayi dan anak bisa dijadikan pilihan, karena tidak akan tertalu banyak bahan kimia yang dapat diserap melalui kulit.
– Gunakan kelambu setelah disemprot atau direndam dalam insektisida seperti permethrin atau deltametrin.
– Gunakan semprotan ruangan anti nyamuk yang aman di sekitar area tidur.
– Hindari daerah di mana malaria dan nyamuk sangat rentan. Hal ini beresiko tinggi pada ibu hamil, bayi, anak-anak, juga orang tua.
– Langkah lain yang mungkin berguna dalam mengurangi risiko malaria termasuk menggunakan AC dan kipas angin, mengenakan pakaian pelindung, menggunakan semprotan insektisida di rumah Anda, juga mengambil beberapa obat antimalaria.

PENGOBATAN

Obat untuk pencegahan.
Pemilihan obat-obatan untuk mencegah malaria tergantung pada wilayah geografis di mana Anda dapat terkena malaria dan kondisi kesehatan Anda (seperti sedang hamil, orang tua, bayi, anak-anak, kekebalan tubuh lemah, mudah sakit, memiliki alergi atau sensitivitas untuk obat).

Pengobatan untuk mencegah malaria yang paling efektif adalah jika Anda mengambil dosis yang dianjurkan persis seperti yang ditentukan oleh dokter dengan jangka waktu yang dibutuhkan.

Sumber gambar: http://www.bimcbali.com/wp-content/uploads/2012/09/malaria.jpg

Related Keyword: