Penyakit-Jantung-Koroner

Penyakit Jantung Koroner

Jantung adalah mesin penggerak tubuh, jantung juga adalah organ yang memperdarahi semua organ, jaringan dan sel dalam tubuh kita. Tanpa jantung tidak akan yang namanya kehidupan. Tetapi, zaman sekarang dengan kehidupan dan gaya hidup yang meng-global, masyarakat jarang memperhatikan kesehatan jantung mereka. Merokok, minum alkohol, jarang berolahraga lebih enak dilakukan daripada berolahraga untuk melatih kekuatan otot jantung. Penyakit jantung itu rata – rata gejalanya tidak terasa sampai akhirnya terjadi komplikasi dan fatal. Hipertensi, infark miokard (dinding jantung) akut, gagal jantung, jantung kongenital dan jantung koroner adalah penyakit – penyakit jantung yang ada saat ini.

Penyakit-Jantung-Koroner

Pada artikel ini saya akan membahas salah satu penyakit jantung yang ada yaitu PJK atau penyakit jantung koroner. Sebenarnya apa penyakit jantung koroner itu sendiri ? lalu jantung koroner itu terletak dimana dan untuk apa fungsinya ? akan saya bahas pada artikel ini.

Dalam definisinya Penyakit jantung koroner adalah penyakit dimana adanya kerusakan di otot jantung akibat kurangnya pasokan oksigen dalam otot jantung tersebut. Kurangnya pasokan oksigen bisa disebabkan oleh adanya sumbatan – sumbatan seperti lemak, kolesterol ataupun darah yang membeku. Sumbatan – sumbatan tersebut akan membuat jalur pembuluh darah menyempit sehingga jika sumbatan – sumbatan tersebut didiamkan akan semakin menebal dan akhirnya darah tidak bisa melalui pembuluh darah yang sempit tersebut dan bagian yang tidak diperdarahi dan tidak mendapat asupan oksigen akan menjadi iskemi dan pada akhirnya akan mengalami kematian jaringan. Jika hal tersebut terjadi di bagian otot jantung koroner maka, itulah yang disebut dengan penyakit jantung koroner, otot jantung akan mengalami iskemi dan pada akhirnya akan mengalami kematian jaringan, jika jaringan di jantung mengalami kerusakan bisa menimbulkan komplikasi serius lain seperti gagal jantung misalnya.
Adapun faktor – faktor yang bisa menimbulan adanya sumbatan – sumbatan tersebut bisa dipengaruhi oleh gaya hidup misal, perokok, minum alkohol lalu adanya riwayat penyakit seperti diabetes mellitus atau penyakit gula, obesitas atau kegemukan, penyakit hipertensi, penyakit gagal ginjal kronis, usia yang semakin tua karena banyaknya penurunan fungsi organ – organ tubuh, lalu kurangnya asupan makanan yang bergizi dan sehat.

Tanda dan gejala penyakit jantung koroner biasanya adalah adanya sakit dada, nyeri seperti tertimpa beban dan rasa terbakar. Dan biasanya menjalar ke punggung, bahu rahang dan lengan dengan lama nyeri biasanya lebih kurang 10 menit. Bisa disertai rasa lemas, keringat dingin, rasa cemas dan bahkan bisa terjadi pingsan.Jika terjadi hal demikian, secepatnya diberi pertolongan dan dibawa ke rumah sakit untuk diberi pengobatan dan kepastian tentang penyakit.

Karena adanya sumbatan atau banyak sumbatan yang ada dalam pembuluh darah biasanya di tata laksanakan dengan menggunakan metode stenting yang berguna untuk memperluas kembali pembuluh darah yang sempit karena banyaknya sumbatan. Stenting bukan tindakan operasi dan biasanya hanya memerlukan bius lokal saja. Berbentuk seperti cincin dan biasanya dimasukan ke dalam pembuluh darah dengan menggunakan sebuah besi panjang yang kecil dan tipis untuk mengantarkan cincin stenting ke tempat terjadinya sumbatan. Lalu ketika sumbatan sudah ditemukan stenting tersebut akan membesar dan mengadakan balonisasi. Cincin yang kecil membesar seperti balon untuk meratakan sumbatan – sumbatan yang ada dalam pembuluh darah, sehingga menjadi lancar kembali. Jika tindakan stenting tidak dapat dilakukan biasanya akan dilakukan metode by pass dengan membuka jantung.

Sumber gambar : cae-publichealth.blogspot.com