pengertian lingkungan hidup

Pengertian Lingkungan Hidup

Studi lingkungan hidup merupakan suatu bidang pembelajaran akademik yang memiliki definisi bahkan arti yang sangat luas. Studi pembelajaran tentang lingkungan hidup ini biasanya mempelajari tentang interaksi antara manusia dengan lingkungan hidup alami di sekitar mereka. Sebagai satu contohnya adalah, studi lingkungan hidup tergabung dalam bidang interdisipliner, dengan menggabungkan bermacam-macam konsep seperti ilmu geologi dan ilmu filsafat. Banyak perguruan tinggi menawarkan jurusan dalam studi lingkungan hidup, dan dalam beberapa kasus siswa dapat memilih suatu fokus tertentu. Hal ini merupakan sebuah ide yang baik untuk dapat melakukan penelitian studi jurusan ini secara menyeluruh, karena biasanya setiap pembelajaran memiliki pendekatan yang berbeda untuk bidang studi lingkungan hidup. Umumnya para mahasiswa ingin memilih jurusan yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka.

Aspek besar studi lingkungan hidup adalah ilmu pengetahuan. Mahasiswa yang mengambil jurusan ini dapat belajar bermacam-macam hal seperti bidang biologi, bidang kimia, studi geologi, dan pembelajaran teknik untuk memahami lebih lanjut tentang lingkungan hidup alam. Beberapa orang mungkin juga memilih suatu jenis bidang tertentu, seperti manajemen kehutanan atau pengelolaan perikanan. Mahasiswa pada jurusan ini dapat menjelajah lebih jauh ke segi interaksi antara manusia dan alam. Program studi terhadap lingkungan hidup memiliki komponen ilmu yang sangat menuntut penguasaan ilmu pengetahuan, untuk memastikan bahwa siswa memiliki landasan menyeluruh dalam ilmu tersebut serta dapat mempelajari hal-hal tertentu layaknya berpikir seperti ilmuwan.

Manfaat yang di dapat dengan mempelajari ilmu lingkungan hidup, bisa membuat Anda memiliki keterampilan yang sangat spesifik sesuai dengan jurusan tertentu, atau dengan bidang tertentu. Anda juga akan dapat mengembangkan satu set pengetahuan yang lebih luas dari keterampilan yang dikuasai, seperti diantaranya:
- mampu membuat berbagai penelitian dan keterampilan dalam pemecahan masalah;
- mampu berkompetensi dalam mengembangkan argumen dari ilmiah, perspektif etis dan filosofis;
- memiliki kemampuan untuk merencanakan dan mengelola suatu proyek tertentu;
- mempunyai kemampuan untuk mengumpulkan, menganalisa serta dapat mengkomunikasikan data teknis yang kompleks kepada orang lain;
- memiliki fleksibilitas tinggi untuk dapat bekerja di semua jenis lingkungan hidup (biasanya dikembangkan melalui pengalaman lapangan pekerjaan);
- mempunyai keterampilan numerik dan IT, yang dikembangkan melalui penerapan statistik, juga penerapan teknik pengukuran;
- menguasai pemahaman yang luas dari isu-isu lingkungan hidup secara lokal, nasional dan global.

pengertian lingkungan hidup

Beberapa lulusan ilmu lingkungan hidup memulai studi lebih lanjut ketika melatih pembelajaran untuk mencapai karir tertentu. Belajar di tingkat paska sarjana juga dapat meningkatkan program kerja Anda sekaligus juga meningkatkan keterampilan penelitian Anda, mengembangkan pengetahuan khusus dan semakin menguasai keterampilan komunikasi. Program paska sarjana studi lingkungan hidup dapat ditujukan untuk mengembangkan pengetahuan tentang area spesialis atau sektor tertentu seperti kesehatan lingkungan hidup, di mana kualifikasi paska sarjana merupakan persyaratan utama.

Banyak orang yang memiliki pertanyaan sebelum memutuskan untuk mengambil jurusan ini. Seperti, ‘Apa yang dapat dilakukan setelah lulus sarjana pada bidang ini?’ atau, ‘Seperti apa jenis pekerjaan yang bisa di dapat dari pembelajaran studi ini?’. Bahkan tidak sedikit dari calon mahasiswa ragu akan jenis pekerjaan mereka setelah lulus menjadi sarjana. Salah satu contoh adalah di negara Inggris, hampir 60% dari lulusan ilmu lingkungan hidup dipekerjakan di negara tersebut atau bahkan diluar negara setelah mahasiswa tersebut lulus. Sekitar seperlima dari lulusan ini bekerja di pekerjaan profesional dan teknis. Pada persentase lebih kecil, lulusan sarjana ini melakukan penelitian serta pengembangan manajemen sektor publik komersil (sekitar 10%), serta bidang industri dan ilmiah (sekitar 7%). Beberapa pekerjaan relevan juga dapat diambil seperti menjadi penasehat lingkungan hidup, petugas ilmiah, analis laboratorium serta editor penelitian. Bisa dikatakan, hampir 18% dari lulusan ilmu lingkungan hidup dapat melakukan studi lebih lanjut setelah lepas sarjana.

Sumber gambar: http://bit.ly/12J5MUx

Related Keyword:

Protected by Copyscape Online Plagiarism Finder