osteoporosis

Osteoporosis

Osteoporosis merupakan suatu kondisi di mana kepadatan tulang Anda berkurang dari waktu ke waktu. Osteoporosis juga salah satu penyakit tulang yang paling sering terjadi. Biasanya banyak orang yang mengkonsumsi jenis suplemen untuk mengobati atau mencegah osteoporosis, tetapi Anda harus selalu mendiskusikan konsekuensi kesehatan dari metode pengobatan ini dengan dokter Anda terlebih dahulu.

Jika Anda mengalami osteoporosis, tulang Anda mungkin menjadi lemah, sehingga bisa meningkatkan risiko terjadinya patah tulang. Fraktur osteoporosis paling sering terjadi pada bagian pergelangan tangan, pinggul serta tulang belakang. Beberapa kemungkinan penyebab osteoporosis adalah kurangnya estrogen pada wanita, minimnya tingkat testosteron pada pria, rheumatoid arthritis kronis, anorexia nervosa, penyakit ginjal kronis, defisiensi vitamin D, hiperparatiroidisme atau kelebihan produksi hormon paratiroid oleh kelenjar paratiroid, serta penggunaan jangka panjang resep obat tertentu.

Osteoporosis sering dianggap penyakit yang menimpa orang paruh baya atau orang tua. Namun, penyakit ini juga bisa terjadi pada remaja, meskipun masih termasuk jarang. Biasanya pada remaja diakibatkan oleh beberapa kondisi medis tertentu atau karena faktor gizi buruk. Masa-masa remaja adalah waktu yang penting untuk pencegahan osteoporosis dalam jangka panjang. Nutrisi yang tepat, olahraga dan vitamin D bisa sangat membantu dalam pengahan osteoporosis.

osteoporosis

Sebagai jaringan hidup, tulang berada dalam tahap regenerasi yang konstan. Mineral dalam tulang, seperti kalsium, diserap ke dalam aliran darah dan digantikan untuk membuat tulang baru. Hasil Osteoporosis dari jaringan tulang bisa saja menurun bila tidak normalnya pertumbuhan sel tulang baru, sehingga menyebabkan pengikisan pada tulang lama. Jenis fraktur yang paling umum adalah pada bagian pinggul, pergelangan tangan atau tulang belakang.

Remaja dapat mengembangkan bentuk osteoporosis disebut osteoporosis remaja. Kondisi medis seperti anoreksia nervosa dan penyakit ginjal dapat menyebabkan osteoporosis remaja karena sangat mengganggu nutrisi dan regulasi kalsium dalam tubuh. Sebuah gangguan genetik yang disebut osteogenesis imperfecta juga menyebabkan kerapuhan pada usia anak-anak dan remaja. Kurangnya asupan kalsium atau protein merupakan salah satu sumber osteoporosis remaja. Hal lain juga dapat memicu buruknya kondisi ini seperti kekurangan vitamin D karena gizi buruk atau paparan sinar matahari yang berlebihan. Kadang-kadang kondisi terjadi tanpa alasan yang jelas.

Faktor-faktor lain pemicu osteoporosis adalah merokok, asupan kafein berlebih, alkohol serta soda. Merokok bisa menurunkan kadar estrogen, yang membantu melindungi keroposan. Kafein bisa menyebabkan terjadinya pengeroposan, juga alkohol yang bisa mengurangi kemampuan pertumbuhan regenerasi pada tulang. Konsumsi alkohol tingkat berat atau berlebih selama masa remaja bisa mengakibatkan penurunan kualitas kalsium di dalam tubuh. Sedangkan soda mengandung asam fosfat dan karbonasi, yang menyebabkan hilangnya kalsium. Beberapa obat lain juga dapat menyebabkan keropos tulang seperti salah satu contohnya adalah dilantin, yaitu sebuah jenis obat anti-kejang yang mungkin diberikan kepada remaja saat mengalami gangguan kejang, juga beberapa jenis obat lainnya. Selain itu, kortikosteroid juga bisa dikatakan menjadi salah satu pemicu terjadinya keroposan. Kortikosteroid sering digunakan pada remaja pengidap penyakit Crohn.

Umumnya tulang akan terus mengalami masa pertumbuhannya hingga seseorang mencapai usia sekitar 20 tahun. Masa tulang yang diciptakan pada saat remaja layaknya menjadi sebuah tolak ukur untuk menopang tubuh pada saat usia tua. Sehingga, dimulai dari masa remaja, seseorang diharapkan bisa fokus dalam menciptakan asupan kalsium sesuai dengan kebutuhan tubuh sehari-hari, menghindari paparan sinar matahari berlebihan, serta meminta saran ahli medis untuk membantu menjaga kesehatan tulang.

Sumber gambar: http://goo.gl/VxMyy

Related Keyword: