memasak

Masakan

Memasak memang menjadi hal yang menyenangkan, apabila Anda memiliki ketertarikan pada berbagai macam variasi makanan. Sebelum Anda memulai memasak, pastikan agar semua bahan sudah tersedia di atas meja, agar mudah saat proses memasak dimulai. Siapkan semua jenis bumbu dan perlengkapan memasak yang Anda pakai, sesuai dengan jenis masakan yang akan Anda buat. Tetapi, ada beberapa hal penting yang harus di perhatikan agar masakan anda benar-benar terasa lezat.

Tips Memasak

1. Memotong bumbu yang baik adalah dengan menggenggam pisau dengan posisi ujung pisau berada di talenan. Ketika memotong, ujung pisau harus tetap menempel di talenan. Hanya pangkal pisau yang bergerak untuk memotong bumbu.
– Bawang Putih
Iris bawang putih searah dengan seratnya,s ehingga hasil potongan terlihat panjang. Selain tampilan menjadi cantik, baunya pun akan menjadi jauh lebih harum
– Bawang Bombai dan Bawang Merah
Iris bawang bombai dan bawang merah dengan posisi memanjang, searah dengan serat bawang. Sama dengan bawang putih diatas, pola pemotongan seperti ini menambah harum bawang pada saat memasak.
Kematangan bawang juga perlu diperhatikan. Anda dapat melihat dari bagian tengah bawang yang berwarna putih hingga kekuningan.

2. Memotong daging juga memiliki teknik tersendiri agar lebih mudah. Letakkan daging di atas talenan, potong daging dengan posisi pisau miring sekitar 45 derajat, dan berlawanan dengan arah serat daging. Hal ini dilakukan agar nantinya daging akan terasa menjadi lebih empuk. Agar hasil potongan daging terlihat lebih bagus, gunakan pisau untuk memfilet. dapat juga menggunakan pisau dapur yang tajam.

memasak

3. Menggoreng masakan yang baik adalah dengan menggunakan minyak banyak. Minyak juga harus benar-benar panas sebelum Anda memasukkan makanan untuk digoreng. Bagaimana cara mengetahuinya? Anda dapat menggunakan termometer khusus. Suhu minyak panas biasanya lebih dari 120 derajat celcius. Jika tidak memiliki termometer, dapat juga melakukan cara dengan mencelupkan sedikit bahan makanan ke dalam minyak. Jika di sekeliling bahan timbul gelembung disertai suara desisan keras, berarti minyak sudah panas dan siap digunakan untuk menggoreng. Minyak yang belum panas dapat membuat proses menggoreng menjadi jauh lebih lama. Selain itu, minyak juga akan cepat habis terserap ke dalam bahan makanan. Terkadang, untuk beberapa jenis makanan tertentu, jika dicelupkan ke dalam minyak yang belum benar-benar panas, akan membuat makanan itu menjadi tidak garing dan kurang sedap. Jumlah bahan makanan yang dimasukkan juga harus diperhatikan. Batasi jumlahnya setiap kali memasukkan ke dalam wajan. Terlalu banyak memasukkan bahan makanan dapat membuat suhu minyak turun atau menjadi dingin, dan proses memasak akan menjadi lebih lama.

4. Pada saat merebus air, pastikan air tersebut sudah benar-benar mendidih. Anda dapat mengetahui dari banyaknya gelembung yang timbul di permukaan air. Setelah mendidih, Anda dapat memasukkan bahan-bahan makanan yang direbus. Perhatikan untuk waktu perebusannya. Untuk jenis ikan atau makanan laut lainnya, cukup masukkan ke dalam air mendidih selama sekitar 30 detik saja. Terlalu lama merebus dapat membuat cumi-cumi, udang, atau makanan laut lainnya menjadi keras dan alot. Untuk jenis sayur-sayuran, cukup rebus dalam waktu 30 hingga 45 detik. Gunakan saringan agar sayuran mudah untuk diangkat. Aduk sebentar, lalu angkat dan rendam ke dalam air dingin atau air es agar warna sayuran tidak berubah, dan vitaminnya pun tidak hilang. Sayuran seperti toge malah tidak perlu direbus. Anda cukup menyiramnya dengan air panas saja.

Dengan menggunakan beberapa metode diatas, Anda dapat memberikan perbedaan rasa pada sentuhan masakan Anda.

Sumber gambar: http://bit.ly/1bKsKCP

Related Keyword: