Kolesterol Total dan Trigliserida

Kolesterol Total dan Trigliserida

Kolesterol total dan trigliserida adalah bagian terpenting dalam ruang lingkup pembahasan profil lipid. Di dalam tubuh kolesterol total dan trigliserida  merupakan bagian terbesar yang berkaitan erat dengan lipoprotein dalam tubuh. Saat seseorang mengkonsumsi makanan hewani yang banyak mengandung lemak maka kadar kolesterol total orang tersebut tidak langsung secara drastis bertambah tetapi yang meningkat tajam adalah kadar trigliserida dalam darahnya. Perubahan lemak menjadi trigliserida ini pun memerlukan waktu sekitar satu kali 24 jam untuk berubah dan beberapa hari untuk diolah menjadi kolesterol total.

Degan kemunculan Kolesterol total dalam beberapa hari setelah mengonsumsi lemak memberikan jeda waktu yang cukup untuk melakukan pemeriksaan kolesterol total darah beberapa hari setelah banyak mengonsumsi lemak agar mendapatkan kadar yang lebih trend.

Trigliserida adalah ester gliserol, suatu alcohol trihidrat dan asam lemak yang tepatnya disebut triasilgliserol. Tingkat sirkulasi Trigliserida rata-rata sekitar 1,13 mmol/L pada orang dewasa muda setelah puasa semalam. Trigliserida dapat menjadi tolak ukur kemunculan penyakit jantung koroner jika nilainya melebihi ambang batas. Lemak atau lipid yang berada dalam tubuh manusia tersimpan dalam bentuk trigliserida di dalam sel adiposit. Penyimpanan trigliserida dalam sel tersebut terjadi jika energy hasil konsumsi karbohidrat, lemak, dan protein tidak segera digunakan sehingga tubuh menyimpannya dalam bentuk trigliserida. Jadi karbohidrat dan protein yang berlebihan pun akan mengalami proses dalam tubuh dan berubah menjadi trigliserida. Hal inilah yang umumnya terjadi sebagai asal –muasal terjadinya obesitas.

Baik kolesterol total maupun trigliserida selain memiliki efek negative terhadap kesehatan tubuh dalam jumlah berlebihan. Tetapi dalam batasan normal kolesterol total dan trigliserida memiliki fungsi yang baik untuk menopang kondisi metabolism dalam tubuh manusia.

Sebagai salah satu contoh trigliserida yang tersimpan dalam sel-sel adiposity umumnya kita kenali sebagai lemak dalam tubuh memiliki fungsi sebagai cadangan energy. Simpanan ini umumnya sebanyak 50% di jaringan subkutan, sekitar 45% di sekitar rongga perut, dan hanya 5% berada di sekitar jaringan intramuscular.

Related Keyword: