kanker darah

Kanker Darah

Leukemia, limfoma dan multiple myeloma adalah semua jenis kanker darah, dimana terjadinya reproduksi sel-sel abnormal sehingga menyebabkan jumlah klon abnormal yang sangat tinggi. Leukemia dapat menjadi akut atau kronis. Leukemia akut mengalami proses cepat dengan stadium tinggi. Tapi pada leukemia kronis terjadi secara bertahap pada sel matang. Limfoma merupakan jenis sel kanker yang terdapat di dalam sistem kekebalan tubuh seseorang, juga pada limfatik. Sedangkan myeloma multi merupakan suatu jenis sel kanker plasma.

Lymphocytic Leukemia Akut
Limfosit B dan T merupakan sel darah putih. Semua sel tersebut merupakan sel darah yang belum matang. Hal ini biasanya ditemukan pada anak-anak dengan usia sekitar 3 hingga 7 tahun. Mereka umumnya akan merasa lebih lelah dari biasanya serta juga akan mengalami demam, mudah sekali memar ataupun mungkin mengalami nyeri pada tulang mereka.

Leukemia Myelogenous (AML)
AML atau sering disebut sebagai myelogenous leukemia karena adanya sel darah putih dalam leukemia myeloctic ini, yaitu seperti jenis neutrofil matang, eosinofil serta basofil. AML adalah jenis leukemia yang biasanya terjadi pada orang dewasa atau lanjut usia, sekitar 60 tahun. Seseorang penderita AML, akan lebih cepat merasa mudah lelah, mudah memar serta juga mengalami demam. Selain itu, penderita AML juga sering memiliki infeksi serius pada kulit, atau permasalahan kulit lainnya.

Leukemia Lymphocytic Kronis (CLL)
Leukemia ini biasanya memiliki angka sel darah putih matang jenis limfositik B yang tinggi. Penyakit ini dapat berkembang secara perlahan-lahan. Biasanya penderita leykemia lymphocytuc kronis terjadi pada orang dewasa, dengan usia rata-rata sekitar 70 tahun keatas. Banyak orang yang tidak memiliki gejala apapun, dah baru mengetahui bahwa mereka mengidap CLL melalui haris tes dari laboratorium secara rutin. Tetapi ada juga beberapa gejala yang mungkin saja dirasakan seperti sering lelah atau memiliki pembesaran limpa atau hati.

kanker darah

Leukemia Myelogenous Kronis (CML)
Leukemia Myelogenous Kronis merupakan leukemia sel myeloid matang, dengan kata lain memiliki neutrifol, eosinifl serta basofil yang matang. Mirip dengan AML dan CLL, leukemia jenis ini juga merupakan leukemia orang dewasa. Rata-rata penderitanya adalah orang dengan usia sekitar 55 tahun. Pada tahap awal, penyakit ini biasanya tidak memiliki gejala sama sekali. Ada juga beberapa yang mendapatkan gejala seperti mengalami demam, penurunan berat badan, ataupun gampang merasa lelah. Jika penyakit ini tidak segera diatasi, akan cepat dapat berkembang dan bertindak seperti AML.

Penyakit Hodgkin
Limfoma merupakan penyakit kelenjar getah bening juga limpa pada tubuh. Penyakit ini biasanya memiliki 2 puncak periode. Hal ini dapat ditemukan pada mereka dengan usia sekitar 20 tahun, dan kedua, dapat ditemukan pada orang dengan usia lebih dari 50 tahun. Jika seseorang mengidap penyakit hodgkin, biasanya mengalami gejala seperti demam, keringat dingin, penurunan berat badan, gatal-gatal (pruritus) serta membesar, kelanjar getah bening tanpa rasa sakit yang biasanya terdapat pada bagian leher.

Limfoma Non-Hodgkin
Pada jenis non-hodgkin, kanker dapat menyebar meskipun tanpa disertai adanya kelenjar getah bening seperti yang terjadi pada hodgkin. Penyakit jenis ini dapat menyebar guna memasukkan kelenjar getah benind di daerah berbeda dari tubuh, serta juag bisa mempengaruhi limpa atau sumsum tulang. Biasanya penderita limfoma non-hodgkin akan mengalami gejala seperti demam, keringat dingin, penurunan berat badan, serta munculnya kelenjar getah bening tanpa rasa sakit di beberapa bagian tubuh berbeda.

Myeloma Multi
Pada kanker jenis myeloma multi, kanker dapat melibatkan sel-sel plasma seeorang, yaitu sejenis sel darah putih. Karena sel plasma memiliki fungsi sebagai pembuat daya tahan atau antibodi tubuh, dengan terjadinya myeloma multi akan menyebabkan tubuh menjadi rentan terhadap suatu penyakit. Sel-sel plasma terkontaminasi ini juga dapat merusak tulang karena mereka menyebar secara luas di bagian sumsum tulang. Dengan demikian, akan menimbulkan rasa nyeri pada tulang, biasanya pada bagian punggung atau tulang rusuk. Selain itu, terkadang seseorang juga bisa mendapatkan komplikasi seperti terjangkitnya anemia atau gagal ginjal.

Sumber gambar: http://jellygamat.obattradisional-herbal.com/wp-content/uploads/2013/01/kanker-darah-1.jpg

Related Keyword: