jambu

Jambu

Buah jambu umumnya digunakan sebagai makanan sekaligus juga sebagai obat. Anda bisa menemukan tanaman jambu, yang dikenal dengan nama Jambos Syzygium, di daerah tropis dan subtropis. Pohon ini akan menghasilkan banyak buah setiap musimnya. Buah pada tanaman ini terkadang mirip dengan buah apel, meskipun tidak mirip seutuhnya. Tanaman ini merupakan bagian dari jenis keluarga murad. Jika Anda ingin menggunakan buah jambu sebagai tujuan pengobatan tertentu, berkonsultasi lah terlebih dahulu dengan penyedia layanan kesehatan.

IDENTIFIKASI
Jambu adalah buah populer di kalangan anak-anak di daerah tropis. Buah menyediakan thiamin, vitamin C, kalsium, magnesium, besi, kalium dan belerang. jambu juga merupakan sumber serat dengan kandungan rendah lemak dan kalori, juga diperkaya mengandung sekitar 56 kalori per 100g dari asupan harian yang direkomendasikan para ahli.

jambu

POTENSI
Jambu digunakan untuk berbagai keperluan dalam pengobatan tradisional. Banyak orang dari berbagai wilayah dunia menggunakan jambu kulit untuk mengobati beberapa jenis penyakit menular. Bunga pohon jambu dapat bekerja sebagai diuretik, sedangkan biji buah jambu juga digunakan untuk menghentikan diare. Sementara di beberapa negara, buah ini juga digunakan sebagai tonik hati dan tonik otak. Olahan dari bunga jambu juga digunakan sebagai pereda demam. Di Kuba, orang percaya bahwa jambu akar merupakan obat epilepsi. Di Nikaragua, infus biji panggang dan bubuk yang digunakan bisa memberikan keringanan terhadap orang penderita diabetes. Sedangkan dalam beberapa jenis pengobatan, jambu bisa diolah menjadi ramuan rempah alami atau herbal sebagai tonik umum, tonik hati dan tonik darah.

EFEK
Buah ini biasanya digunakan sebagai jenis pengobatan tradisional dengan menggunakan campuran bahan rempah-rempah alami, atau jenis tanaman herbal lainnya. Kandungan tannin di dalamnya (khususnya pada ekstrak kulit buah), dipercaya bisa memberikan sifat antibiotik yang bisa bermanfaat dalam memerangi infeksi staph. Hal ini sudah diuji dalam tes pengujian di laboratorium. Studi laboratorium lainnya juga dilakukan pada kulit jenis umum. Alkaloid atau yang biasa disebut sebagai jambosine, ditemukan di batang pohon dan bagian kulit akar. Menurut studi tersebut, hal ini dapat berpengaruh pada tingkat glukosa darah yang lebih rendah, sehingga memungkinkan membantu mengurangi penyakit diabetes. Jambosine dapat menghentikan konversi pati menjadi gula. Namun, sebuah studi yang berlangsung selama 12 hari, berfokus pada penelitian ekstrak buah Jaman dengan kandungan alkaloid ini, menemukan efek-efek signifikan pada buah ini. Meskipun hasilnya belum terlalu meyakinkan, dikarenakan waktu penelitian dilakukan begitu singkat, serta keterbatasan dalam penggunaan bahan pengawet pada ekstrak tanaman.

PERINGATAN DAN PERTIMBANGAN
Sebelum Anda mengambil buah jambu sebagai salah satu bahan pengobatan bagi kesehatan tubuh, ada baiknya jika Anda memahami secara pasti apa-apa saja yang terkandung di dalam tanaman tersebut. Ada juga bagian-bagian yang memiliki racun seperti pada bagian akarnya. Meskipun jumlahnya hingga saat ini belum dapat diketahui secara pasti, seperti jenis hydrocyanic acid, atau biasa disebut sebagai asam prussic atau sianida, banyak ditemukan pada batang tanaman, akar serta bagian daun. Jika seseorang mengalami keracunan asam hidrisianat, maka bisa berakibat fatal bagi kesehatan. Beberapa kandungan didalam daunnya, seperti kandungan minyak atsiri dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuat parfum. Bagian kayu pohon juga diikutsertakan dalam proses pembuatan parfum. Dikarenakan inilah, penting bagi Anda untuk memahami seluk beluk kandungan yang terdapat didalamnya, sebelum memulai tahapan pengobatan dengan menggunakan herbal jambu.

Sumber gambar: http://goo.gl/x0C1r

Related Keyword: