herbal

Herbal

Herbal

Jenis herbal atau yang biasa di sebut sebagai jamu, memang seringkali digunakan untuk diolah sebagai jenis obat-obatan. Seiring dengan terapi pijat, pengobatan herbal tidak diragukan lagi menjadi salah satu bentuk paling kuno dari berbagai metode pengobatan. Hal ini bahkan tertulis dalam sejarah, jamu sudah menjadi sebuah tradisi pengobatan turun temurun dari berbagai belahan dunia. Bahkan, sudah banyak juga terdapat beberapa sekolah mengenai pelajaran metode pengobatan alami. Ada dua jenis jamu herbal paling rumit, yaitu ayurveda (jamu tradisional India) dan Jamu Tradisional Cina. Baik Ayurveda dan Jamu Tradisional Cina memanfaatkan kombinasi rempah-rempah alami. Namun, tradisi herbal di Barat lebih memfokuskan pada herbal orang tua, atau warisan metode turun-temurun. Awalnya, jamu di Eropa menjadi sebuah seni tradisional. Citra klasik dengan memasak herbal dalam kuali batang dimulai pada sekitar abad ke-13.

Herbal telah digunakan selama ribuan tahun untuk mengobati banyak kondisi medis. Dalam terapi herbal, akar, bunga, buah, batang serta daun tanaman tertentu dapat diolah, dihancurkan, dikeringkan, direndam ke dalam teh atau dibuat menjadi larutan untuk mengobati pasien. Sekarang ini, banyak orang beralih ke terapi herbal karena merupakan produk alami. Namun, terkadang beberapa jenis produk alami juga dapat menyebabkan reaksi yang negatif. Disarankan agar Anda berkonsultasikan dengan dokter atau herbalis sebelum mengambil herbal untuk kesehatan.

herbal

Bawang Putih
Manfaat obat bawang putih telah ada sejak lama. Bawang putih juga dikenal sebagai makanan “jantung sehat”, serta telah terbukti untuk memperlambat pengerasan arteri, menurunkan tekanan darah, mengurangi penumpukan kolesterol “buruk” – low-density lipoprotein, atau LDL. Manfaat lainnya juga berfungsi sebagai pengencer darah.

Echinacea
Echinacea, juga dikenal sebagai ‘coneflower’ ungu, asli ke Amerika Serikat dan Kanada. Meskipun ramuan ini biasanya digunakan untuk mengurangi dan mencegah gejala flu, tetapi studi ilmiah tidak menunjukkan bahwa mengambil rempah jenis ini tidak memiliki pengaruh tinggi dalam mengatasi gejala flu. Namun, beberapa studi telah menyarankan bahwa echinacea berguna dalam mengobati gejala-gejala tersebut. Echinacea juga dipercaya dapat membantu melindungi sel-sel sehat terhadap infeksi virus. Ada beberapa bukti menyatakan bahwa hal ini dapat mengurangi peradangan jaringan, sehingga efektif bagi orang penderita alergi.

Gingko Biloba
Ekstrak gingko biloba telah lama dipercaya dapat meningkatkan aliran darah ke otak. Selain itu ramuan populer dalam mengobati demensia, memori serta gangguan kognitif lainnya. Beberapa penelitian kecil telah menunjukkan peningkatan fungsi memori dengan menggunakan ginkgo biloba. Selain itu, ramuan ini juga telah digunakan dalam mengobati kondisi pernapasan seperti asma juga bronkitis. Hal ini diyakini dapat membantu kelelahan, tinnitus, disfungsi seksual dan multiple sclerosis.

Hawtorn
Hawthorn adalah pohon berbunga kecil atau semak jenis keluarga mawar. Tanaman ini merupakan asli Eropa Utara, tetapi juga tumbuh di seluruh dunia. Hawthorn dapat menurunkan tekanan darah tinggi, memperlambat detak jantung yang cepat, serta membantu pemompaan jantung dengan membuka arteri koroner, yang memungkinkan otot jantung untuk menerima nutrisi penting. Hawthorn juga dianggap efektif bagi penderita gagal jantung tahap ringan.

Ginseng
Ginseng, atau disebut dengan Ginseng Asia, diyakini dapat meningkatkan kinerja fisik dan mental. Menurut hasil penelitian menunjukkan, bahwa ginseng dapat menyebabkan peningkatan sirkulasi, yang sangat bermanfaat untuk daya ingat dan belajar. Rempah ini juga telah dipercaya untuk mengurangi kolesterol, melindungi hati dan memperkuat paru-paru. Laporan penelitian di Jepang menunjukkan bahwa ekstrak ginseng juga mungkin bermanfaat dalam mengobati kanker.

Sumber gambar: http://mahasiswait.students-blog.undip.ac.id/files/2013/05/Medical-Herbalism4.jpg

Related Keyword: