glaukoma

Glaukoma

Glaukoma merupakan salah satu hasil dari tekanan tinggi di dalam mata, sehingga menyebabkan kerusakan saraf optik. Kondisi ini biasanya terjadi secara perlahan-lahan, serta dapat berkembang selama beberapa tahun. Dokter biasanya mendeteksi glaukoma dengan cara memeriksa bagian belakang mata dan mengukur tekanan intraokular. Untuk mengukur tekanan teknisi ini, biasanya dokter menggunakan mesin yang khusus dengan hembusan udara menuju permukaan mata. Menganalisa tekanan pada mata, saraf optik dan beberapa tahapan lainnya yang berbeda dapat membantu pasien dengan kondisi tersebut mendapatkan perawatan yang terbaik.

DIAGNOSA GLAUKOMA
Selama pemeriksaan mata dokter mungkin menemukan tekanan mata yang cekup tinggi, meskipun tekanan ini tidak selalu berarti bahwa mata memiliki glaukoma. Dokter harus memeriksa saraf optik untuk menentukan apakah saraf ini memiliki tanda-tanda kerusakan. Bahkan jika saraf optik tidak menunjukkan tanda-tanda kerusakan, dokter biasanya akan mengambil gambar dari saraf optik. Penyakit tersebut berkembang cukup lambat. Dengan hasil foto ini akan memungkinkan dokter ketika membandingkan foto saraf optik beberapa bulan kemudian. Ketika dokter telah selesai melakukan pengamatan terhadap perubahan saraf optik, dokter akan mendiagnosa pasien sebagai penderita glaukoma atau tidak.

GLAUKOMA TAHAP AWAL
Setelah dokter mendapati perubahan pada saraf optik, melalui perbandingan foto atau melalui kerusakan yang nyata pada saraf optik serta tekanan pada bola mata yang tinggi, dokter akan mendiagnosa seseorang tersebut menderita glaukoma. Tahap awal glaukoma biasanya tidak menyebabkan perubahan visi. Dokter akan menentukan bahwa glaukoma dalam tahap awal terhadap pasien dengan tekanan tinggi dan kerusakan saraf optik yang tidak terlalu berpengaruh pada hilangnya penglihatan. Dokter biasanya akan mencoba untuk menurunkan tekanan mata dengan glaukoma tetes.

glaukoma

GLAUKOMA TAHAP MENENGAH
Orang dengan glaukoma tingkat menengah atau sedang biasanya memiliki perubahan pada penglihatan. Pada tahap ini, glaukoma menghapus area penglihatan di sekitar tepi mata. Hal ini biasanya terjadi dalam tempo perkembangan lambat. Stadium lanjut sering akan menghilangkan semua sisi penglihatan, dan beberapa orang akhirnya memiliki kehilangan penglihatan secara total. Dalam tahap akhir dari penyakit ini, dokter akan terus meresepkan obat tetes mata glaukoma, meskipun, dalam beberapa situasi, mereka dapat merekomendasikan operasi untuk membantu menurunkan tekanan.

GLAUKOMA TAHAP AKUT
Glaukoma dapat terjadi tiba-tiba, akibat penutupan sudut mata, suatu kondisi dimana saluran drainase menjadi benar-benar tertutup. Tertutupnya drainase ini dapat juga menyebabkan mual, muntah dan rasa sakit yang hebat pada bagian mata. Siapa pun dengan gejala ini harus mendapatkan perawatan medis segera, sebelum berakibat fatal seperti kehilangan penglihatan permanen. Awalnya dokter akan memberikan obat-obatan oral untuk menurunkan tekanan dan juga akan menempatkan tetes mata pada mata. Ketika tekanan ini dapat turun dan gejala semakin ringan, biasanya dokter merekomendasikan operasi sebagai suatu cara mengeluarkan cairan tersebut.

Glaukoma memang merupakan suatu kondisi yang sangat membutuhkan perawatan khusus. Ada berbagai cara dalam membantu menghilangkan atau menurunkan gejala ini, seperti diantaranya cara alami yang biasa digunakan orang, yaitu cara pengobatan herbal. Biasanya pengobatan jenis ini dapat berpengaruh bagi penderita gejala tahap awal atau tahap ringan. Beberapa jenis herbal dapat dipercaya bisa mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan oleh glaukoma. Tetapi, meskipun cara ini merupakan metode alami, penggunaan yang salah atau bahkan penggunaan secara berlebihan dapat juga memberikan efek samping lainnya, bahkan malah memperburuk kondisi mata. Gunakan pengobatan herbal sesuai dengan rekomendasi dokter Anda.

Sumber gambar: http://goo.gl/Qz4JK

Protected by Copyscape Online Plagiarism Finder