gejala usus buntu

Gejala Usus Buntu

Gejala Usus Buntu

Usus buntu tentu merupakan salah satu masalah kesehatan yang cukup serius dan tidak boleh dianggap remeh. Seseorang yang mengalami masalah ini biasanya akan mengalami gejala-gejala tertentu sebelum di diagnosis oleh dokter. Banyak orang yang belum mengetahui secara jelas gejala usus buntu sehingga saat berkunjung ke dokter ternyata keadaannya sudah parah. Oleh sebab itu, bagi kita yang masih sehat, kita tentu harus selalu waspada dan mengenali tanda-tandanya sedini mungkin agar tidak menjadi parah.

Kita juga tahu bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Maka dari itu, sebaiknya kita dapat mengenali gejala penyakit ini sesegera mungkin. Berikut ini beberapa gejala yang paling sering dialami oleh para penderita usus buntu.

gejala usus buntu

Rasa Nyeri di Sekitar Pusar
Biasanya, penderita usus buntu akan mengalami gejala berupa rasa nyeri yang terjadi di sisi kanan bawah perut. Awal nyeri biasanya ditandai dengan rasa yang tidak nyaman di area sekitar pusar dan kemudian berpindah ke perut bawah. Walaupun demikian, nyeri di bagian sekitar pusar juga belum tentu merupakan penyakit usus buntu karena wanita hamil dan anak-anak kadang juga mengalami rasa sakit di area perut atau di sisi perut. Namun, rasa nyeri yang terjadi pada penyakit ini adalah rasa sakit bisa bertambah buruk saat si penderita menggerakkan perut atau kaki, bersin atau batuk, atau tersentak ketika melewati jalan bergelombang.

Rasa Nyeri Meningkat Drastis
Salah satu gejala umum dari penyakit ini adalah rasa nyeri di bagian perut terasa semakin nyeri. Tingkat keparahan nyeri bertambah dengan drastis sehingga akan terasa sangat sakit. Jika bukan usus buntu, biasanya rasa nyeri yang terjadi cenderung konstan dan tidak bertambah parah.

Demam dan Menggigil
Demam yang terjadi pada penderita usus buntu biasanya suhunya sangat tinggi dan masih ditambah dengan sakit perut yang cukup parah. Karena rasa sakit ini biasanya penderita bahkan tidak bisa berdiri tegak. Suhu badan yang terlalu panas juga menyebabkan penderita menggigil. Jika sudah mengalami gejala ini sebaiknya segera pergi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.

Mual dan Muntah
Jika seseorang mengalami hal seperti muntah, mual, dan kehilangan nafsu makan kemudian sembuh dalam beberapa hari, hal itu berarti tubuh tidak ada masalah. Namun, jika keadaan seperti itu bertambah parah atau memburuk, itu bisa jadi merupakan gejala usus buntu.

Diare atau Sembelit
Jika Anda mengalami diare ringan, khususnya bila di dalamnya terdapat banyak lendir hal ini bisa menjadi tanda Anda mengalami usus buntu. Gejala ini tidak hanya sendirian tetapi juga diiringi dengan sakit perut di bagian kanan bawah. Jika tanda ini ditemukan sebaiknya segera dibawa ke dokter.

Sering Buang Gas dan Perut Kembung
Seseorang yang sering buang gas dan sering mengalami kembung memang belum tentu menderita usus buntu. Namun, jika tanda ini disertai dengan rasa nyeri di bagian usus serta gejala-gejala lain yang sudah disebutkan di atas, maka ini bisa menjadi salah satu indikasi adanya penyakit usus buntu.

Jika Anda mengalami salah satu dari gejala yang telah dijelaskan di atas, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan pengobatan secepatnya sebelum penyakit menjadi parah. Gejala-gejala di atas memang belum mutlak merupakan gejala usus buntu. Namun tetap saja kita harus mewaspadainya karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Selain itu biaya pengobatan untuk penyakit yang belum parah juga jauh lebih ringan daripada penyakit yang sudah terlambat di diagnosis.

Sumber gambar : http://bit.ly/1aBbiCB