diet ibu hamil untuk hiperemesis

diet ibu hamil untuk hiperemesis

Diet ibu hamil dalam kondisi hiperemesis adalah diet khusus untuk ibu hamil yang pada trimester awal menagalami kondisi mual-muntah yang berat dalam waktu yang lama. kondisi ini sangat penting untuk diperhatikan, sebab jika dibiarkan akan menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan. titik penting dalam menjalankan diet jenis ini adalah menghindari makanan berupa  lemak dan gorengan, dan juga memberi jarak waktu yang cukup untuk makan dan minum setelahnya.

Diet ibu hamil yang satu ini sebaiknya hanya dilakukan beberapa hari saja, sebab diet jenis ini sangat rendah energi, kurang vitamin, dan juga protein. dan jenis makanan yang diberikan cenderung dalam bentuk kering. pemberian makanan tidak langsung disertai dengan minumannya sebaiknya setelah 1-2 jam setelahnya.

berikut ini contoh pemberian menu untuk diet jenis ini.

contoh diet hipermesis ibu hamil

contoh diet hipermesis ibu hamil

Contoh menu diatas merupakan ilustrasi seperti buah yang dituliskan diatas adalah buah pepaya, tetapi buah ini dapat digantikan dengan mangga, pisang, dan lainnya sesuai dengan kesukaan ibu hamil. selain itu, penggunaan minyak dan margarin digunakan bersama bahan makanan lain, misalnya tempe digoreng, atau penambahan margarin pada roti.

contoh diet ibu hamil di atas memiliki kandungan nilai gizi sebagai berikut :

Nilai Gizi diet ibu hamil untuk hiperemesis

Nilai Gizi diet ibu hamil untuk hiperemesis

Dalam kondisi normal, kebutuhan kalori ibu hamil adalah +300 kkal dari kebutuhan kalori sebelum hamil. karena itu, diet ini hanya digunakan selama beberapa hari kemudian dikembalikan ke diet normal semula. hal ini untuk tetap memperbaiki kondisi gizi selama masa kehamilan berlangsung.

Protected by Copyscape Online Plagiarism Finder