bawang

Bawang

Bawang

Bawang umumnya dikenal sebagai rempah-rempah untuk digunakan menjadi penyedap rasa, khususnya dijadikan bumbu masakan. Biasanya yang sering digunakan adalah jenis bawang putih, bawang merah dan juga bawang bombay. Selain menjadi bahan utama dalam berbagai sajian makanan, jenis rempah-rempah ini juga dipercaya memiliki khasiat yang tinggi untuk kesehatan tubuh. Berdasarkan penelitian, senyawa belerang yang terkandung didalamnya dapat memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan tumor khususnya pada bagian perut dan usus. Senyawa belerang ini merupakan zat alami, berbeda dengan obat berbasis sulfa. Sulfa dapat memicu alergi bagi beberapa orang. Selain itu, senyawa sulfur juga dapat menjaga stabilitas darah di dalam tubuh, serta bisa menghentikan pertumbuhan patogen berbahaya seperti salmonella dan E.coli.

bawang

Fructo oligosakarida merupakan zat alami dengan fungsinya untuk menghasilkan mikroorganisme ideal bagi tubuh. Fungsi lain dari fructo oligosakarida adalah untuk mengurangi resiko peradangan usus, serta meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Zat ini banyak dikandung dalam bawang. Selain itu, jenis senyawa lainnya juga dapat meringankan penyakit umum seperti perut kembung. Manfaat lainnya juga bisa dirasakan bagi penderita asma, batuk, pilek, ataupun orang dengan masalah pernapasan lainnya. Hanya dengan mengunyah bawang mentah selama 2 sampai 3 menit, semua bakteri akan hilang dari mulut Anda. Tidak hanya itu saja, kandungan flavonoidnya juga dapat membantu untuk meringankan masalah jantung, serta membantu jantung tetap sehat.

Bawang putih atau Allium sativum adalah tanaman yang sudah tidak asing lagi bagi kehidupan manusia. Umumnya sering digunakan sebagai rempah bumbu masakan, disamping juga dipercaya sebagai tanaman obat. Tanaman ini tumbuh secara berkelompok dan berdiri tegak sampai setinggi 30 – 75 cm, mempunyai batang semu yang terbentuk dari pelepah-pelepah daun. Daunnya mirip pita, berbentuk pipih dan memanjang. Akarnya terdiri dari serabut-serabut kecil yang berjumlah banyak dan memanjang dengan jumlah banyak.

Khasiat tanaman ini untuk mengobati hipertensi asma, batuk, sakit kuning, sesak napas, masuk angin, sakit kepala. Juga beberapa penyakit seperti busung air, ambeien, sembelit, luka memar, abses luka benda tajam, digigit serangga, cacingan dan sulit tidur.
Bawang putih, lebih terasa manis dan panas dibandingkan bawang merah. Anda bisa mengolahnya dengan mengiris tipis dan dijadikan salad, mengkonsumsi secara mentah, atau menjadikannya bumbu dalam setiap masakan. Orang-orang zaman dahulu, lebih sering mengkonsumsi secara mentah, karena mereka percaya bahwa hal ini dapat meningkatkan stabilitas pencernaan serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Umumnya, bawang merah digunakan sebagai obat tradisional alami. Seperti cohtoh, untuk mengobati anak kecil yang masuk angin, bisa menggunakan irisannya yang dicampur dengan minyak kelapa. Kemudian campuran ini digosokkan pada badan anak yang masuk angin. Selain itu, pengolahan lain juga bisa dilakukan seperti meramu menjadi obat batuk yang aman bagi anak-anak. Terkadang digunakan juga untuk mengobati kaki rangen karena infeksi jamur, mengobati luka atau bengkak akibat gigitan binatang, menstabilkan haid agar teratur, mengobati kencing manis, menurunkan demam pada anak-anak (sebagai obat luar), sebagai obat cacing, obat perut kembung, dan lain sebagainya.

Mengkonsumsi varian bawang seperti bawang merah dan putih, daun bawang, dan sebagainya, juga direkomendasikan bagi orang-orang yang dalam tahapan proses diet sehat. Meskipun ada beberapa orang yang tidak menyukai dampak dari mengkonsumsi tanaman ini, seperti bau mulut, namun khasiat yang dimiliki cukup tinggi bagi kesehatan tubuh Anda.

Sumber gambar: http://bit.ly/12L9D4z

Related Keyword: